Kini baru kusadari
Arti resah selama ini
Aku mencintai sesuatu
Yang akan meninggalkanku
Belajar tuk merelakan dan juga mengikhlaskan
Seluruh perasaan yang selama ini kupendam
Dalam diam
Ku coba tuk lupakan
Semua kenangan
Yang sulit di hilangkan
Kini dia tlah pergi
Dan tak mungkin tuk Kembali
Bersama rasanya
Meninggalkan luka
Yang tak terobati
Dia ada sebelum aku ada
Dia singgah jauh sebelum aku singgah
Aku sadar hanya sebuah payung untukmu berteduh
Bukan sebuah rumah untukmu berlabuh
Kini pelangimu tlah tiba
Kejarlah dia yang kau
sebut Bahagia
Boleh aku bercerita?
Awalnya kupikir itu Bahagia
Namun, ternyata hanyalah canda
Yang berujung cinta
Lalu menorehkan luka
Setelah itu taka da yang tersisa
Hanya hati yang membara
Menerima semua siksa
Akan sebuah rasa
Yang tak pernah ada
Disini
Aku sendiri
Terdiam dalam sepi
Merenung akan mimpi
Entah apa yang terjadi
Hingga gundah hati ini
Biarlah sejenak kupendam
Atas cinta dalam diam
Biarlah kusimpan
Rasa rindu yang tak terucapkan
Biarkan ku genggam
Segala rasa yang mendalam
Ada saatnya kamu memilih sendiri
Di suatu tempat Bersama angin malam
Yang sunyi dan damai, untuk menceritakan
seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata
Aku tak mampu berkata
Hari Bersama sungguh terasa
Menyulam tawa hingga langit senja
Lalu Kembali disaat fajar merona
Kita masih disini duduk Bersama
Menikmati setiap kata
Sampai akhir waktu tiba
Mengapa datang jika akhirnya hilang
Biar aku menyimpanmu dalam kenang
Mengapa datang bila akhirnya pergi
Lebih baik ku sendiri dengan sepi
Andai ku punya pilihan
Mungkin yang terbaik kan jadi harapan
Namun semua itu hanyalah angan
Karena harus ada perjuangan
Dan melewati berbagai rintangan
Untuk melawan pahitnya kehidupan
Hingga sampai akan kebahagiaan
0 komentar :
Posting Komentar