Desember 2022

Minggu, 25 Desember 2022


Kini baru kusadari

Arti resah selama ini

Aku mencintai sesuatu

Yang akan meninggalkanku

 

Belajar tuk merelakan dan juga mengikhlaskan

Seluruh perasaan yang selama ini kupendam

 

Dalam diam

Ku coba tuk lupakan

Semua kenangan

Yang sulit di hilangkan

 

 

Kini dia tlah pergi

Dan tak mungkin tuk Kembali

Bersama rasanya

Meninggalkan luka

Yang tak terobati

 

 

Dia ada sebelum aku ada

Dia singgah jauh sebelum aku singgah

 

Aku sadar hanya sebuah payung untukmu berteduh

Bukan sebuah rumah untukmu berlabuh

 

Kini pelangimu tlah tiba

Kejarlah dia yang kau sebut Bahagia

 

 

Boleh aku bercerita?

Awalnya kupikir itu Bahagia

Namun, ternyata hanyalah canda

Yang berujung cinta

Lalu menorehkan luka

Setelah itu taka da yang tersisa

Hanya hati yang membara

Menerima semua siksa

Akan sebuah rasa

Yang tak pernah ada

 

 

Disini

Aku sendiri

Terdiam dalam sepi

Merenung akan mimpi

Entah apa yang terjadi

Hingga gundah hati ini

Biarlah sejenak kupendam

Atas cinta dalam diam

Biarlah kusimpan

Rasa rindu yang tak terucapkan

Biarkan ku genggam

Segala rasa yang mendalam

 

 

Ada saatnya kamu memilih sendiri

Di suatu tempat Bersama angin malam

Yang sunyi dan damai, untuk menceritakan

seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata

 

 

Aku tak mampu berkata

Hari Bersama sungguh terasa

Menyulam tawa hingga langit senja

Lalu Kembali disaat fajar merona

 

Kita masih disini duduk Bersama

Menikmati setiap kata

Sampai akhir waktu tiba

 

Mengapa datang jika akhirnya hilang

Biar aku menyimpanmu dalam kenang

Mengapa datang bila akhirnya pergi

Lebih baik ku sendiri dengan sepi

 

 

Andai ku punya pilihan

Mungkin yang terbaik kan jadi harapan

Namun semua itu hanyalah angan

Karena harus ada perjuangan

Dan melewati berbagai rintangan

Untuk melawan pahitnya kehidupan

Hingga sampai akan kebahagiaan